Inilah Tips Puasa Bagi Ibu Menyusui yang Perlu Diperhatikan

By Categories : Kesehatan

Puasa bagi ibu menyusui sebenarnya memang diperbolehkan. Namun tak jarang banyak ibu hamil yang mempertanyakan hal ini. Nah bagi Anda yang sedang mencari beberapa referensi beberapa tips aman puasa untuk ibu hamil, jangan khawatir karena kali ini akan menjelaskan mengenai hal tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Seperti yang kita ketahui puasa Ramadhan merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan semua umat muslim. Tak terkecuali dengan ibu hamil dan ibu menyusui. Namun bagi Anda yang merasa tidak kuat dan lemas puasa saat menyusui, Islam pun memberi kemudahan. Yaitu Anda diperbolehkan untuk tidak puasa dan menggantinya di lain hari. Keputusan untuk menjalankan ibadah puasa atau tidak ketika menyusui tentunya ditentukan oleh Anda sendiri.

Namun tahukah Anda, walaupun tidak makan selama 14 jam komposisi ASI tidak akan berkurang ataupun berubah dibandingkan saat tidak puasa. Hal ini dikarenakan tubuh akan melakukan mekanisme kompensasi dengan cara mengambil cadangan makanan yang disimpan di dalam tubuh. Sebaliknya, komposisi ASI akan berkurang jika ibu kekurangan asupan gizi dan nutrisi, karena di dalam tubuh tidak ada cadangan gizi yang dapat memasok kebutuhan ASI.puasa bagi ibu menyusui

Bagi ibu menyusui yang bersikeras ingin berpuasa, Anda tak perlu khawatir karena ada beberapa tips yang yang dapat Anda terapkan. Salah satunya yaitu ibu menyusui harus tetap makan tiga kali sehari, saat sahur, berbuka dan setelah sholat tarawih. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan cadangan ASI di dalam tubuh. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak tips-tips berikut ini.

Tips Sehat Puasa Bagi Ibu Menyusui yang Perlu Diketahui

Seimbangkan Komposisi Gizi pada Makanan

Yang pertama adalah pastikan asupan nutrisi dan gizi pada menu makanan yang Anda konsumsi seimbang. Umumnya tubuh ibu menyusui memerlukan 700 kalori dalam setiap harinya. Dan ketika puasa 70% dari jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh didapat dari makanan yang dikonsumsi ibu hamil. Sedangkan sisanya didapatkan dari cadangan energi yang tersimpan dalam tubuh.

Oleh karena itu sangat penting sekali untuk mempertahankan mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi saat sahur, buka puasa dan setelah tarawih. Salah satu menu alternatif yang dapat Anda konsumsi pada buka puasa adalah opor ayam. Satu porsi opor ayam sekitar 200 gram mengandung 700 kalori.

Baca juga menu buka puasa dan sahur yang sehat paling recomended

Cukupi Kebutuhan Cairan

Sebenarnya hal ini tidak hanya berlaku pada ibu menyusui saja, mencukupi asupan air dalam setiap harinya juga harus dilakukan oleh semua orang. Karena ketika puasa, cairan dalam tubuh akan berkurang sebanyak 2 hingga 3 persen. Untuk mengembalikan energi dalam tubuh ibu menyusui disarankan untuk berbuka dengan meminum minuman hangat dan manis.

Tak hanya dapat mengembalikan energi, minuman ini juga dapat merangsang produksi ASI agar lebih lancar.Beberapa minuman dan makananmanis yang dapat dikonsumsi adalah susu, teh hangat manis, jus, kurma serta makanan lainnya.

Istirahat yang Cukup

Tak hanya mencukupi asupan gizi, nutrisi dan cairan saja, istirahat yang cukup juga dapat mempengaruhi produksi ASI. Beristirahat sejenak adalah salah satu cara paling efektif untuk mengembalikan energi pada ibu hamil.

Tips puasa bagi ibu menyusui berikutnya yang perlu Anda perhatikan adalah hindari stres. Meyakini bahwa ASI akan tetap lancar selama puasa juga merupakan salah satu sugesti yang harus tetap dikuatkan. Karena ini sangat berpengaruh pada produksi ASI.

Meskipun puasa saat menyusui diperbolehkan, kesehatan setiap orang tentunya sangat berbeda-beda. Oleh karena itu jika ibu mengalami beberapa gejala berikut ini sebaiknya hentikan berpuasa. Apa saja gejalanya? Simak ulasan berikut ini.Inilah Tips Puasa Bagi Ibu Menyusui yang Perlu Diperhatikan

  • Urine Berwarna Gelap dan Berbau Tajam

Yang pertama adalah urine berwarna gelap dan berbau tajam. Kondisi ini menunjukkan bahwa Anda sedang kekurangan cairan dalam tubuh atau biasa disebut dengan dehidrasi. Jika puasa tidak dibatalkan, hal ini bisa sangat berbahaya bagi kesehatan Anda. Jika mengalami hal ini, segera hentikan puasa dan minum air sebanyak-banyaknya.

  • Lesu, Lemas dan Merasa akan Pingsan

Ibu meyusui harus segera mungkin beristirahat dan menghentikan puasa jika menemui tanda-tanda tersebut. Rasa lesu, lemas dan akan pingsan ini menandakan bahwa tubuh kekurangan asupan nutrisi dan energi. Tak hanya berbahaya bagi kesehatan Anda, hal ini juga berpengaruh terhadap produksi ASI dan kesehatan si kecil.

  • Sakit Kepala

Sakit kepala yang tak tertahankan ketika menyusui menandakan jika tubuh kekurangan cairan atau adanya gangguan kesehatan lainnya. Ketika hendak berpuasa, sebaiknya Anda menghindari makanan dan minuman yang mengandung kafein karena dapat menyebabkan hal ini. Jika tubuh terasa sakit dan sakit kepala tak kunjung sembuh sebaiknya hentikan puasa yang Anda jalankan.

Baca juga cara meningkatkan kualitas ASI secara alami

Demikianlah ulasan mengenai tips puasa bagi ibu menyusui yang perlu diketahui dan diperhatikan.