Penyebab dan Cara Mengatasi Kejang Pada Bayi

By Categories : Kesehatan

Seorang bayi pastinya memiliki kondisi kesehatan yang masih rentan terhadap beberapa perubahan yang ada di lingkungan barunya. Salah satu kondisi kesehatan yang sering di alami bayi adalah kejang. Kejang-kejang biasanya sering dialami oleh bayi yang masih berusia antara 1 hingga 6 tahun. Seorang bayi yang pernah mengalamai kejang, maka besar kemungkinan bahwa bayi tersebut akan mengalami hal yang sama. Kejang yang terjadi sebaiknya harus segera ditangani, karena kejang yang dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan rusaknya sel otak pada anak.

cara mengatasi kejang pada bayi

Pada umumnya penyebab kejang adalah suhu tubuh yang lebih dari 38 derajat Celcius. Namun selain itu, ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kejang. Berikut ulasannya!

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kejang

  • Faktor keturunan
  • Muntaber
  • Diare
  • Pilek
  • Radang tenggorokan
  • Cuaca yang tidak menetu

Setelah mengetahui apa saja penyebab kejang, berikut adalah cara mengatasinya.

Cara mengatasi kejang pada bayi

Pindahkan ke tempat yang aman

Cara yang pertama adalah pindahkan anak ke tempat yang aman seperti di kasur setelah itu longgarkan atau lepaskan semua yang ada di tubuh si kecil. Hal ini bertujuan agar pernapasan yang dilakukan anak tidak terhambat. Selain itu, sebaiknya Anda jangan memasukkan apapun ke dalam mulut anak selama kejang berlangsung. Termasuk memberinya obat-obatan. Untuk meringankan kejang si kecil Anda dapat mengompresnya dengan air hangat.

Gunakan pengukur suhu tubuh

Untuk mengetahui suhu tubuh yang sebenarnya sangat disarankan untuk menggunakan pengukur suhu tubuh atau termometer. Tidak disarankan untuk menggunakan punggung tangan di dahi bayi Anda. Menggunakan termometer bertujuan agar hasil lebih akurat. Sehingga jika suhu tubuh sudah menurun dapat dilakukan perawatan lanjutan.

Gunakan alkohol

Cara mengatasi kejang pada bayi selanjutnya adalah dengan cara menggunakan alkohol. Caranya oleskan alkohol ke seluruh tubuh bayi kecuali muka. Akan tetapi jika tidak ada alkohol Anda dapat memanfaatkan air hangat. Celupkan handuk pada air tersebut kemudian peras dan lilitkan handuk tersebut pada anak. Lakukan hal ini secara berulang hingga suhu tubuh anak turun.

Gunakan pakaian yang tepat

Ketika bayi demam tinggi, disarankan untuk tidak menggunakan selimut ataupun pakaian yang sangat tebal. Sebaiknya gunakanlah baju yang berbahan katun dan ukuran yang sangat longgar. Hal ini bertujuan agar panas tubuh dapat menguap dengan sendirinya.

Periksakan ke dokter

Jika anak sudah tidak kejang lagi dan suhu badan sudah menurun, sebaiknya segera periksakan si kecil ke rumah sakit terdekat. Selain untuk mendapatkan perawatan lanjutan, hal ini juga bertujuan agar otak anak segera mendapatkan oksigen dan mencegah kerusakan sel- sel otak.

Demikianlah ulasan penyebab dan cara mengatasi kejang pada bayi. Baca juga artikel terkait Cara mengatasi deman pada anak.

Tags:tips mengatasi bayi yg sipirit