Keep Spirit

Awas! Ini 5 Tanda Hubungan Kamu Memasuki Tahap Toxic

(Ilustrasi foto: Getty Images) SPIRIT – Siapa yang berharap setiap hubungan yang dijalaninya menjadi hubungan yang toxic. Tanpa kepercayaan dan komitmen yang...

Written by Keep Spirit · 2 min read >
Awas! Ini 5 Tanda Hubungan Kamu Memasuki Tahap Toxic
(Ilustrasi foto: Getty Images)

SPIRIT – Siapa yang berharap setiap hubungan yang dijalaninya menjadi hubungan yang toxic. Tanpa kepercayaan dan komitmen yang kuat, pondasi sebuah hubungan yang dibangun akan mudah hancur dan bisa menjadi toxic. Hal apa saja yang bisa dikatakan bahwa hubungan kamu memasuki tahap toxic? Berikut ulasannya.

Menunjukkan rasa saling mencintai, menguatkan, mendukung dan membahagiakan satu sama lain, adalah hubungan yang bisa dibilang ideal. Namun untuk membina hubungan ideal bukanlah suatu usaha yang mudah. Terkadang alih-alih berusaha untuk menjaga hubungan tetap ideal, tidakan kamu justru mengarah ke tahap hubungan toxic.

Tak jarang juga berdalih atas dasar “cinta”, sebuah hubungan justru membuat kedua belah pihak menjadi sengsara. Hal tersebut biasanya terjadi Ketika sepasang kekasih memiliki pribadi yang sama sekali bertolak belakang. Tidak hanya itu, hubungan toxic biasa terjadi juga karena dalam suatu hubungan salah satu pihak ingin lebih mendominasi.

Awas! Ini 5 Tanda Hubungan Kamu Memasuki Tahap Toxic
(Ilustrasi foto: nbcnews)

Jika hal itu sudah terjadi, tentu saja hubungan kamu sudah bisa dibilang tidak sehat dan bisa dibilang toxic. Nah, penyebab hubungan toxic inilah yang terkadang tidak pernah kamu sadari. Sesuatu yang kamu anggap normal, justru bisa menjadi tanda-tanda hubungan kamu sudah menjadi toxic.

Lalu, hal apa saja yang bisa dikatakan bahwa hubungan kamu masuk ketahap toxic? Dilansir dari laman kompasiana (23/11), berikut 5 tanda bahwa hubungan kamu sudah memasuki tahap toxic relationship.

Bercanda sampai Merendahkan Satu Sama Lain

Bila selama menjalin hubungan saling merendahkan satu sama lain dengan pasanganmu, bisa jadi hubunganmu sedang memasuki area toxic relationship. Sayangnya, hal ini kerap dianggap sebagai hal yang normal. Pasalnya, kejadian ini seringkali dibalut dengan candaan dan sarkasme.

Misalnya, pasanganmu mengejek kamu di hadapan teman-teman. Namun, saat kamu marah, pasanganmu beralasan cuma bercanda dan meminta kamu agar tidak baper. Akhirnya, kamu dengan terpaksa mewajarkan sikapnya ini. Namun, hal ini terjadi berulang kali hingga kamu merasa minder dan tidak enak hati.

Maka dari itu, biar hubunganmu tidak menjadi toxic relationship, kebiasaan saling merendahkan ini harus segera dihilangkan. Pasalnya, bila ini terjadi terus-menerus, rasa sayang dan saling menghargai di antara kalian bisa menghilang. Bahkan, bisa jadi membuat kalian menjadi benci satu sama lain.

Sering Bertengkar

Memang dalam sebuah hubungan, pertengkaran dan beda pendapat adalah bumbu manisnya. Tapi, kalau hal itu terjadi berulang kali, justru bisa merusak hubungan itu sendiri. Bahkan, banyak orang yang menganggap pertengkaran dalam sebuah hubungan itu adalah hal yang wajar, selama tidak main fisik. Padahal, bagaimana pun bentuknya, yang namanya bertengkar itu bisa menyebabkan hubungan menjadi toxic relationship.

Saling Memiliki Rahasia

Rahasia di sini bukan berarti kamu selingkuh dari pasanganmu. Punya rahasia di sini adalah masalah dan kehidupan pribadi kamu. Nah, rahasia tersebut justru bisa menjadi penyebab toxic relationship juga. Seperti yang kita ketahui, bahwa kunci dalam sebuah hubungan itu adalah saling terbuka satu sama lain.

Kalau kamu dan dia sudah membiasakan memiliki rahasia satu sama lain, berarti kalian tidak saling jujur dan terbuka. Nah, saat tidak saling jujur dan terbuka tersebut, tentu dalam hubungan kalian akan sering terjadi salah paham dan berujung pada sebuah pertengkaran.

(Ilustrasi foto: Shutterstock)
(Ilustrasi foto: Shutterstock)

Berjarak

Ketika bertemu dengan pasangan, apakah kamu langsung ingin memeluknya? Atau langsung ingin mengajaknya pergi ke bioskop? Terus saat kamu dapat kabar baik atau buruk, apakah pasanganmu adalah orang yang pertama kali ingin kamu beri tahu?

Terkadang, semakin lama seseorang berpacaran, mereka akan semakin menggampangkan satu sama lain. Sampai-sampai hal kecil seperti berpelukan, atau menghabiskan waktu berdua meski sebentar, tidak lagi terpikirkan. Jangan sampai jarak ini kalian anggap hal yang normal. Sebab, jarak ini bisa menjadi pemicu toxic relationship.

Saling Terdiam

Secocok-cocoknya kamu dengan pasangan, pasti pernah mengalami momen saling terdiam. Seakan semua topik sudah pernah kalian bahas. Bahkan, seperti tidak ada lagi sesuatu yang dapat kalian bahas berdua hingga obrolan harus berhenti.

Memang dalam sebuah hubungan berhenti untuk berkomunikasi itu hal yang wajar. Tapi, kalau keterusan bisa jadi penyebab toxic relationship. Pasalnya, saling diam menandakan bahwa kalian sebenarnya kurang berkomunikasi.

(Ilustrasi foto: Shutterstock)
(Ilustrasi foto: Shutterstock)

Nah, jika melihat 5 hal diatas, tentu kita harus mengenal sedini mungkin hubungan yang kita miliki dengan pasangan akan mengacu pada toxic relationship atau tidak. Dimulai dari kita merasa bahwa  terlalu banyak berkorban untuk dia. Terlalu banyak yang diberikan mulai dari tenaga, waktu, dan perasaan.

Rasa semua tercurah kepada dia, sehingga kita lupa dan tidak mempunyai waktu dengan teman-teman dan keluarga. Melihat sifat dia yang terkadang terlalu posesif tiba-tiba acuh. Membuat kita bingung dan membuat kita memikirkan terlalu berlebihan tapi ternyata dia tidak sebanyak memikirkan kita. Itu sudah termasuk, kita akan menuju fase awal sebuah toxic relationship.

Yang terpenting adalah, selalu ingat bahwa hubungan yang baik terjadi karena pasangan selalu bekerja sama untuk mencapainya. Selalu mengarah ke arah yang positif, bukan negatif. Oleh karena itu, memulai untuk mengenali hubungan yang kita bangun saat ini akan menjadi toxic relationship atau tidak, sangatlah penting sebelum hubungan kamu terjalin lebih jauh lagi.

Written by Keep Spirit
Keep Spirit! Saya hanyalah seorang Penulis Biasa yang Merangkai dan mengembangkan kata demi kata, Merangkum dari Beberapa sumber, dan saat ini saya Sebagai Penulis di Spirit.Web.ID Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *