Keep Spirit

Diet Mediterania Hijau, Diet Baru yang Diklaim Lebih Sehat

Diet Mediterania, diet baru yang diklaim lebih sehat (Ilustrasi foto: shutterstock) SPIRIT – Terbaru bagi kamu yang ingin menjalani program diet. Diet...

Written by Keep Spirit · 1 min read >
Diet Mediterania, jenis diet baru yang diklaim lebih sehat (Ilustrasi foto: shutterstock)
Diet Mediterania, diet baru yang diklaim lebih sehat (Ilustrasi foto: shutterstock)

SPIRIT – Terbaru bagi kamu yang ingin menjalani program diet. Diet Mediterania hijau, pilihan diet baru untuk tubuh yang lebih sehat. Studi menemukan bahwa jenis diet ini lebih sehat dari diet Mediterania pada umumnya. Seperti apakah Diet Mediterania hijau ini? Dan bagaimana cara menjalani diet Mediterania itu sendiri? Simak ulasan berikut ini.

Melansir laman CNNIndonesia (Selasa, 8/12), Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Heart menemukan, orang yang mengonsumsi lebih banyak protein nabati dan lebih sedikit daging merah serta unggas mengalami peningkatan metabolisme dan kesehatan kardiovaskular. Diet ini menggantikan jumlah minimal daging merah yang diperbolehkan dalam diet Mediterania tradisional dengan protein nabati.

Melansir Healthline, para peneliti mengamati 294 orang dengan obesitas sedang yang mengikuti tiga pola makan. Kelompok pertama menerima panduan untuk meningkatkan aktivitas fisik dan pedoman dasar untuk mencapai pola makan yang sehat. Kelompok kedua menerima panduan aktivitas fisik dan saran untuk mengikuti pola diet Mediterania tradisional.

(Ilustrasi foto: Shutterstock)
(Ilustrasi foto: Shutterstock)

Diet ini rendah karbohidrat, kaya sayuran, dan konsumsi unggas serta ikan. Kelompok ketiga menerima semuanya atau diet Mediterania hijau, ditambah 3-4 cangkir teh hijau serta 28 gram kenari per hari. Setelah enam bulan, diet ini ditemukan lebih ampuh dalam meningkatkan kesehatan.

Dari sisi berat badan, misalnya, rata-rata peserta kelompok ketiga berhasil menurunkan berat badan 6,2 kilogram, kelompok ke dua menurunkan berat badan 5,4 kilogram, dan kelompok diet sehat hanya kehilangan 1,5 kilogram. Lingkar pinggang menyusut 8,6 cm di antara mereka yang menjalani diet Mediterania hijau, 6,8 cm untuk diet Mediterania tradisional, dan 4,3 cm untuk diet sehat.

Kelompok ketiga juga mengalami penurunan LDL atau kolesterol jahat yang tinggi hingga 4 persen. Selain itu, kelompok ini juga umumnya mengalami penurunan tekanan darah, resistensi insulin, dan penanda penting peradangan, protein C-reaktif, yang memiliki peran penting dalam pengerasan arteri.

(Ilustrasi foto: Shutterstock)

Sebelumnya, diet Mediterania memang sudah dikenal akan manfaat kesehatannya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat ini didapat oleh kandungan polifenol yang ditemukan dalam banyak tanaman. Polifenol dikenal dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan-nya yang kuat. Lalu bagaimana cara untuk melakukan diet Mediterania hijau ini?

Diet Mediterania adalah diet yang diadaptasi dari pola makan penduduk yang tinggal di kawasan mediterania seperti Turki. Penelitan membuktikan bahwa pola makan ini bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Versi baru dari diet Mediterania disebut dengan diet mediterania hijau. Perbedaannya ialah menggantikan jumlah minimal daging merah pada diet sebelumnya, dengan protein nabati.

Beberapa menu harian yang di konsumsi untuk menjalani diet Mediterania hijau adalah menu yang mengandung rendah karbohidrat sederhana, kaya sayuran, dan juga beberapa sumber protein nabati seperti kacang kedelai, Kacang hijau dan kacang merah. Alpukat, jagung dan juga brokoli adalah beberapa sumber protein nabati yang berfungsi untuk menggantikan protein hewani.

(Ilustrasi foto: Shutterstock)
(Ilustrasi foto: Shutterstock)

Dalam menjalani program diet Mediterania hijau, kita juga disarankan untuk meningkatkan aktifitas fisik agar hasil lebih maksimal. pembatasan asupan daging dengan meningkatkan konsumsi makanan yang kaya protein nabati dapat lebih bermanfaat bagi keadaan kardiometabolik. Sehingga metode ini juga dapat mengurangi risiko kardiovaskular

Diet Mediterania hijau dinyatakan sebagai menu paling sehat di dunia. Nutrisi yang terkadung dalam menu diet ini juga memiliki manfaat untuk perkembangan otak. Menu diet yang kaya akan kandungan omega 3 dan asam lemak, memiliki peran penting dalam memaksimalkan fungsi otak. Dengan demikian otomatis akan mengurangi resiko penyakit seperti pikun, parkinson, jantung dan kanker pada tubuh kita.

Written by Keep Spirit
Keep Spirit! Saya hanyalah seorang Penulis Biasa yang Merangkai dan mengembangkan kata demi kata, Merangkum dari Beberapa sumber, dan saat ini saya Sebagai Penulis di Spirit.Web.ID Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *