Keep Spirit

Ingin Memulai Hobi Fotografi? Tenang, Gak Harus Mahal Kok

Untuk memulai hobi fotografi tidak harus mahal (foto: superprof) SPIRIT – Fotografi memang sering disebut sebagai hobi yang mahal. Orang-orang beranggapan bahwa...

Written by Keep Spirit · 2 min read >
Untuk memulai hobi fotografi tidak harus mahal (foto: superprof)
Untuk memulai hobi fotografi tidak harus mahal (foto: superprof)

SPIRIT – Fotografi memang sering disebut sebagai hobi yang mahal. Orang-orang beranggapan bahwa hobi fotografi membutuhkan biaya yang tak sedikit. Pikiran bahwa harga kamera yang mahal menjadi hambatan tersendiri bagi orang yang ingin memulai hobi fotografi. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar, pemula yang ingin memulai hobi fotografi hilangkan anggapan itu dan wajib simak ulasan berikut ini.

Beberapa pakar fotografi mengatakan bahwa untuk memulai hobi fotografi tidak perlu mahal. Pemula bisa memilih kamera yang memiliki spesifikasi standar dengan harga yang ramah. Kamera dengan spesifikasi standar sudah mumpuni untuk mendapatkan hasil gambar yang berkualitas. Kamera digital dengan spesifikasi standart sudah bisa didapatkan dengan harga tiga juta hingga enam juta rupiah.

Kebutuhan-kebutuhan lain seperti aksesori kamera sebetulnya bisa dibeli dikemudian hari. Selain itu, aksesori kamera sebenarnya juga bisa disiasati. Pembersih lensa misalnya, kita bisa memanfaatkan pembersih kacamata yang tentu saja harganya lebih ekonomis. Keperluan asesoris lain seperti lampu dan juga tripod bisa menyusul nantinya.

Bagi kamu yang ingin memulai hobi fotografi bisa menggunakan kamera analog (foto: pixabay)
Bagi kamu yang ingin memulai hobi fotografi bisa menggunakan kamera analog (foto: pixabay)

Jika kamera digital dengan spesifikasi standar masih terbilang mahal, bagi kamu yang ingin memulai hobi fotografi juga bisa menggunakan kamera analog. Kamera ini bisa didapatkan dengan mudah dengan harga kisaran tujuh ratus ribu hingga tiga juta di pasaran. Kamera dengan gulungan film ini dinilai memberikan pengalaman yang berbeda, karena tidak bisa asal memencet tombol klik untuk mengambil gambar.

Beberapa tempat penyewaan kamera juga bisa dimanfaatkan bagi kamu yang ingin memulai hobi fotografi. Rata-rata, kamera bisa disewa dengan harga mulai dua ratus ribu per hari. Untuk tehnik dan tutorial fotografi sendiri, sebenarnya bisa dipelajari secara otodidak dengan mudah. Beragam tips dan tutorial juga banyak tersedia di internet.

Untuk mencari foto atau hunting pun, tak butuh biaya mahal. Kita hanya membutuhkan biaya untuk transportasi dan makan selama mencari gambar yang menarik. Yang terpenting dalam fotografi adalah diperlukan kepekaan melihat sekitar agar bisa mendapatkan momen yang menarik untuk diabadikan.

Dirangkum dari laman Shutterbug dan B&H, berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan untuk mendapatkan hasil foto yang tajam dan lebih jelas.

(foto: pexels)
(foto: pexels)

Gunakan Aperture Rendah

Ada baiknya saat menginginkan foto yang lebih tajam, bisa menggunakan aperture atau bukaan rendah antara F/8, F/11, atau F/16. Sebab, jika apertur terbuka sangat lebar, dapat memungkinkan cahaya masuk dari segala arah ke dalam lensa. Sehingga pencahayaan pun jadi tidak teratur dan membuat lensa sulit untuk fokus.

Tentunya, apertur ini juga harus disesuaikan dengan pengaturan lain seperti ISO dan shutter speed agar komposisi yang dihasilkan bisa lebih baik. Selain itu, penggunaan aperture ini juga dapat mempengaruhi depth of field (bokeh), rentang fokus pada foto yang akan dibidik oleh lensa kamera.

Atur Shutter Speed (Kecepatan Rana)

Shutter speed adalah fitur yang mengatur waktu bukaan masuknya cahaya ke dalam lensa. Semakin pendek waktu rana terbuka, semakin sedikit juga gerakan yang dapat terjadi selama pengambilan gambar. Hal ini lah yang menjadikannya opsi untuk mendapatkan gambar semakin fokus.

Tapi sayangnya, kelemahan dari shutter speed yang begitu cepat juga membuat kurangnya cahaya pada gambar yang dihasilkan. Sehingga diperlukan pengaturan ISO yang lebih tinggi atau aperture yang lebih lebar lagi. Oleh karenanya, ketiga aspek ini menjadi sangat penting untuk menentukan fokus pada gambar yang dihasilkan.

(foto: pexels)
(foto: pexels)

Atur ISO

Pengaturan pada ISO menjadi sangat penting dalam fotografi. Sebab, dengan pengaturan ini dapat membuat sebuah gambar menjadi sangat terang atau pun sebaliknya. Pengunaan ISO yang tinggi untuk menyesuaikan shutter speed agar tidak banyak gerakan mungkin pilihan yang tepat.

Tapi perlu diingat, semakin tinggi ISO, semakin banyak noise yang akan muncul pada gambar. Jadi, sebisa mungkin untuk tidak menggunakan ISO yang terlalu tinggi. Pastikan telah mendapatkan pengaturan yang pas terlebih dahulu sebelum memotret.

Terapkan Single Point Auto Focus

Single point auto focus merupakan mode pengaturan untuk mengfokuskan hanya pada satu titik, yang dapat memungkinkan gambar akan terfokus pada satu objek saja. Mode ini bisa menjadi pilihan bagi para pemula sebelum mencoba mode fokus manual yang biasa digunakan oleh fotografer profesional pada umumnya.

Hindari Penggunaan Filter Lensa

Filter memiliki banyak kegunaan dalam fotografi tapi tidak untuk meningkatkan ketajaman gambar. Semakin banyak elemen kaca atau plastik yang harus dilalui cahaya, semakin banyak pula cahaya yang terdegradasi. Sehingga dapat mengurangi fokus pada objek yang akan dipotret nantinya.

begitu kamu benar-benar memahami komposisi, kamu akan mendapatkan bidikan foto yang memuaskan.
(foto: pinterest)

Tripod/Monopod

Alat ini bisa digunakan untuk mengurangi guncangan atau gerakan yang terjadi karena tangan. Tidak praktis memang jika harus membawanya ke mana-mana, tapi ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang sering mengalami guncangan ketika memotret. Dengan tambahan penggunaan kabel release juga dapat memungkinkan kalian untuk tidak menyentuh kamera bahkan ketika sedang menggunakan tripod sekalipun.

Perhatikan Komposisi

Komposisi adalah fitur hadiah untuk kamera. Sayangnya, banyak amatir tidak memperhatikan komposisi, sehingga hanya dapat mengambil hasil yang baik secara kebetulan saja. Tetapi, begitu kamu benar-benar memahami komposisi, kamu akan mendapatkan bidikan foto yang memuaskan.

Cara untuk menggunakan komposisi sebenarnya sangat mudah. Dengan membagi layar kameramu menjadi tiga menggunakan dua garis vertikal dan dua garis horizontal dan menempatkan elemen-elemen menarik di salah satu dari empat persimpangan.

Written by Keep Spirit
Keep Spirit! Saya hanyalah seorang Penulis Biasa yang Merangkai dan mengembangkan kata demi kata, Merangkum dari Beberapa sumber, dan saat ini saya Sebagai Penulis di Spirit.Web.ID Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *