Jangan Tertipu, Ini Bahaya Konsumsi Es Krim Berlebihan

  • Share
bahaya es krim
Haduh sedep bat

Spirit – Jangan tertipu dengan rupa manis es krim, ternyata bisa sebabkan efek samping yang bahaya untuk tubuh. Es krim memang menjadi salah satu jenis makanan yang digemari banyak orang. Namun hati-hati, jika dikonsumsi berlebihan, bahaya es krim senantiasa mengintaimu.

Es krim merupakan produk pangan beku yang dibuat dari susu, gula, dan krim. Es krim kemasan tentunya juga mengandung zat aditif seperti pewarna, perasa, pengental, hingga pengawet. Untuk itulah, kamu perlu mengetahui risiko bahaya es krim dari kandungannya tersebut jika dikonsumsi berlebihan dan tak sewajarnya.

Biar nggak pakai lama, yukk cek bahaya es krim buat tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan!

Mengandung gula yang tinggi

Es krim kemasan cenderung memiliki kandungan gula yang tinggi. Tergantung merek yang kamu beli, kadar gula dalam 65 gram es krim bisa berkisar antara 12-24 gram. Gula sebaiknya dikonsumsi di bawah 10% dari kebutuhan kalori harian kita. Misalnya, bila kamu memiliki kebutuhan 2.000 kalori dalam sehari, maka konsumsi gula disarankan kurang dari 50 gram (200 kalori).Kelebihan gula dikaitkan dengan beragam masalah medis dan penyakit, mulai dari obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan perlemakan hati.

Bahaya untuk tubuh, es krim menyumbang kalori yang tinggi

Risiko bahaya es krim lainnya jika tak bijak dikonsumsi yakni menimbun banyak kalori. Bila tak hati-hati, konsumsi kalori yang tak terkontrol berkelanjutan dapat menaikkan berat badan. Kamu bisa membandingkan kalori tiap produk es krim yang hendak dibeli untuk meminimalkan risiko bahaya es krim ini. 

Es krim cone

Tubuh hanya mengantongi sedikit nutrisi, es krim kalori kosong

Es krim juga menjadi produk makanan yang nutrisinya cenderung sedikit – walau memang mengandung kalsium dan fosfor. Rendah nutrisi tersebut membuat es krim dijuluki sebagai produk pangan dengan “kalori kosong”.Hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah bila kamu mengonsumsi es krim sesekali saja. Namun, jika es krim dikonsumsi berlebihan dan kamu kurang mengonsumsi makanan segar, risiko kekurangan mineral dan vitamin lain pun dapat terjadi.

Es krim mengandung zat aditif

Risiko bahaya es krim lain jika dikonsumsi tak bijak bisa berasal dari kandungan zat aditifnya. Es krim kemasan cenderung melewati proses pengolahan yang tinggi dengan sederet zat aditif, termasuk pengental, pengawet, pewarna, dan pemanis buatan. Beberapa zat aditif yang mungkin dicampurkan dalam pembuatan es krim berisiko menimbulkan masalah tertentu bagi tubuh, seperti karagenan untuk mengentalkan produk olahan. Pada uji tabung dan studi pada hewan, karagenan dikaitkan dengan risiko radang usus.

Bahaya es krim yang mengandung lemak yang tinggi

Lemak sebenarnya merupakan nutrisi makro yang berperan vital bagi tubuh. Namun, konsumsi lemak berlebihan, terutama lemak jenuh dan lemak trans dari berbagai makanan, termasuk es krim, dapat menimbulkan masalah seperti penyakit jantung.Walau kadarnya dapat bervariasi tergantung merek, satu cup (132 gram) es krim bisa mengantongi lemak total hingga 15 gram.Porsi konsumsi lemak sebaiknya berkisar antara 20 hingga 35% dari kebutuhan kalori harian tubuh. Bila kamu membutuhkan 2.000 kalori dalam sehari, maka konsumsi lemak disarankan untuk di bawah 78 gram. 

Mengandung lemak jenuh yang bikin mager

Lemak total dalam es krim mengantongi lemak jenuh, jenis lemak yang memiliki popularitas sebagai lemak jahat karena efek negatifnya bagi tubuh. Satu cup (132 gram) es krim bisa saja mengandung lemak jenuh hingga 9 gram. Bila kamu memiliki kebutuhan kalori harian sebesar 2.000, konsumsi lemak jenuh sebaiknya berada di bawah 200 kalori atau maksimal 22 gram (10% dari kebutuhan kalori total tubuh). Walau lemak jenuh dalam satu cup es krim tersebut masih di bawah batas maksimal harian, ingat bahwa kamu juga berisiko menimbun lemak jenuh dari makanan “surga” lain, seperti gorengan.

bahaya es krim

Tips meminimalkan risiko bahaya es krim

Risiko bahaya es krim di atas bisa mengintai bila kamu berlebihan atau tak arif dalam menikmatinya. Jika mengonsumsinya sesekali sembari memerhatikan porsi, es krim tentu tetap dapat menjadi mood booster di kala hari nan kelabu. Dengan demikian, selalu perhatikan porsi es krim yang dikonsumsi agar tak menimbun gula, lemak, dan kalori. Kamu juga bisa jeli dalam membeli produk es krim kemasan. Misalnya, pilihlah produk dengan kandungan gula tambahan paling sedikit. Kamu juga membeli produk es krim yang menyumbang kalori kurang dari 200 per sajian.

Risiko bahaya es krim bisa berasal dari kalorinya yang tinggi – serta kandungan gula, lemak, dan zat aditifnya. Selalu perhatikan porsi es krim yang Anda nikmati untuk menghindari risiko di atas. 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *