Keep Spirit

Tips Lawan Cemburu, Biar Pasangan Makin Lengket!

Spirit – Apa antara kamu dan pasangan memiliki masalah dengan rasa cemburu dalam hubungan asmara? Sebenarnya, tidak masalah untuk memiliki rasa cemburu...

Written by Keep Spirit · 1 min read >

Spirit – Apa antara kamu dan pasangan memiliki masalah dengan rasa cemburu dalam hubungan asmara? Sebenarnya, tidak masalah untuk memiliki rasa cemburu terhadap pasangan. Bahkan ada yang beranggapan bahwa rasa cemburu adalah bumbu dari sebuah hubungan asmara antara kamu dan pasangan. Perasaan ini sih katanya muncul karena ada rasa memiliki terhadap pasangan kita. Meski dianggap bumbu, bukan berarti rasa cemburu selalu berakhir positif, lho. Pada kadar tertentu perasaan tersebut bisa saja merusak suatu hubungan.

Rasa cemburu yang berlebihan nyatanya dapat memicu pertengkaran dalam sebuah hubungan. Hubungan asmara yang sehat dibangun atas dasar kepercayaan dan rasa hormat. Rasa cemburu bisa mematahkan rasa cinta dan menyebabkan perilaku negatif, seperti posesif dan ketergantungan.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa tips mengurangi rasa cemburu dalam hubungan asmara.

Pertimbangkan rasa tidak aman pada diri sendiri

Di bawah rasa cemburu adalah rasa tidak aman terhadap diri sendiri. Rasa cemburu seringkali didasarkan pada ketakutan akan penolakan.

Cobalah untuk mengingat kembali mengapa pasangan memilih untuk bersamamu. Kurangi kesempatan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain untuk menghilangkan rasa cemburu

Jangan panik, pertimbangkan dari mana masalah kepercayaanmu berasal

Rasa cemburu dapat memunculkan masalah mendasar ke permukaan. Kenali darimana rasa cemburu itu muncul, sebelum bicara dengan pasangan.

Mengembangkan harapan yang lebih realistis untuk hubungan tersebut

Penting untuk mengembangkan ekspektasi yang realistis dalam sebuah hubungan asmara dan ingat kamu tidak dapat mengontrol perilaku orang lain. Bicaralah secara terbuka dan jujur, berusahalah untuk saling pengertian dengan tujuan empati dan kasih sayang satu sama lain.

Menggunakan teknik karet gelang

Memasang karet gelang di pergelangan tangan dan setiap kali kamu merasa cemburu, kamu bisa menariknya. Dengan cara ini, kamu belajar bagaimana cara yang lebih baik untuk memberi toleransi terhadap emosi dan pikiran yang sulit.

Pikirkan pasangan, bicarakan dengan teman atau profesional ketika cemburu

Penting untuk membicarakan perasaan kepada pasangan, namun perspektif dari seseorang di luar hubungan asmara juga seringkali dapat membantu. Jangan takut atau merasa terjebak, karena berbicara dengan orang lain bisa bermanfaat dan memungkinkan penyembuhan, perubahan, dan pertumbuhan pribadi

Ketika cemburu, cobalah untuk berpikir positif kepada pasangan

Pada banyak hubungan, rasa cemburu biasanya muncul karena salah satu orang membiarkan pikiran negatif terus datang. Misalnya saat pasanganmu mengatakan tak bisa menemani makan malam, kamu berpikir itu karena dia sedang asyik dengan rekan kerjanyanya. Padahal besar kemungkinannya dia benar-benar sedang sibuk. Untuk itu latihlah dirimu untuk selalu berpikir positif pada pasangan.

Jangan terlalu fokus pada hubungan asmara saja

Tentu kamu bertanya-tanya kan mengapa justru kamu tidak boleh terlalu fokus pada pasangan? Ya, sikap terlalu fokus ini malah justru bisa membuat kamu menjadi terobsesi karena memikirkan si dia secara berlebihan. Akibatnya, pikiran negatif pun bisa lebih sering muncul.

Hindari melompati privasi pasangan, kunci menghindari cemburu

Mengecek pesan pribadi atau media sosial pacar mungkin kamu anggap sebagai cara menghindarinya dari perselingkuhan. Pada kenyataannya, hal tersebut justru bisa membawamu pada pertengkaran karena salah mengartikan pesan yang ia terima. WhatsApp, LINE, atau SMS yang sebenarnya biasa saja bisa jadi pemicu pertengkaran karena kamu sudah terlebih dahulu mengartikannya berbeda.

Written by Keep Spirit
Keep Spirit! Saya hanyalah seorang Penulis Biasa yang Merangkai dan mengembangkan kata demi kata, Merangkum dari Beberapa sumber, dan saat ini saya Sebagai Penulis di Spirit.Web.ID Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *